belajar forex untuk pemula
wanita | pelacur | wanita panggilan | memikat wanita | cara memikat wanita | tips memikat wanita | wanita penghibur panggilan | memikat hati wanita | doa memikat wanita | wanita tuna susila | kata memikat wanita | wanita panggilan bandung | wanita panggilan surabaya | wanita malam panggilan | trik memikat wanita | ajian memikat wanita | tip memikat wanita | ilmu memikat wanita | iklan wanita panggilan | harga wanita panggilan | wanita panggilan online | cerita wanita panggilan | ayat memikat wanita | panggilan wanita bali | wanita panggilan bogor |
Facebook

Dasar-Dasar Kelistrikan Otomotif – Penulis: Drs. Daryanto

Judul: Dasar-Dasar Kelistrikan Otomotif
Penulis: Drs. Daryanto
Terbit: Desember, 2011
ISBN: 978-602-8963-50-3
Dimensi: 14 x 20,5 cm
Tebal: 219 hal
Harga: Rp 25.000,00


Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

DAFTAR ISI:

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

Kata Pengantar v
Daftar Isi vii

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

BAB 1. KELISTRIKAN SECARA UMUM 1
1. Dasar kelistrikan 1
2. Apakah itu listrik? 2
3. Ionisasi 4
4. Medan listrik statis 6
5. Pergerakan elektron 7

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

BAB 2. ARUS (CURRENT), TEGANGAN (VOLTAGE), TAHANAN (RESISTANCE) 9
1. Arus 9
2. Potensial dan perbedaan potensial melawan arus 10
3. Tegangan (voltage) 12
4. Potensi dan perbedaan potensial serta tegangan 13
5. Tahanan 15
6. Conductor, insulator dan resistor 17
7. Hubungan antara arus listrik, tegangan, dan tahanan 18
8. Rangkaian arus langsung (rangkaian seri) 23
9. Arus rangkaian parallel 28
10. Rangkaian seri-parallel 32

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

BAB 3. HUKUM OHM 35
1. Menghitung arus 37
2. Menghitung tahanan 38
3. Menghitung tegangan 39
4. Penurunan tegangan 1 39
5. Penurunan tegangan 2 40
6. Memahami penurunan tegangan pada suatu sirkuit 41

BAB 4. HUKUM KIRCHOFF 43
BAB 5. TENAGA LISTRIK DAN WATT 47
BAB 6. RINGKASAN DASAR KELISTRIKAN 49
BAB 7. MULTI-METER 55
BAB 8. GAYA MAGNET 73
BAB 9. CAPACITOR 95
BAB 10. GENERATOR 109

BAB 11. MOTOR DC 129
1. Prinsip kerja motor 129
2. Counter electromotive force (gaya tolak elektromotif) 132
3. Motor DC tipe shunt 134
4. Motor DC tipe serie 135
5. Motor DC jenis compound 136
6. Universal motor 137
7. Permanent magnet motor 138
8. Magnetic switch 138
9. Overrunning clutch 139

Daftar Bacaan 141

KUTIPAN ISI BUKU

BAB 1

KELISTRIKAN SECARA UMUM

1. DASAR KELISTRIKAN

Semua yang ada di alam semesta ini terbuat dari benda. Benda bisa diartikan sebagai sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai berat. Benda bisa digolongkan dalam bentuk padat, cair dan gas. Bentuk benda bisa berubah melalui suatu proses, contohnya temperatur, air biasanya ditemukan dalam bentuk cairan, namun dengan mengubah temperaturnya air dapat berubah menjadi bentuk padat atau uap.

Suatu benda dapat juga dijabarkan berdasarkan warna, rasa, dan basah atau kering yang kesemuanya itu digambarkan dalam bentuk karakternya saja, tidak bisa dikenali zatnya. Untuk benar-benar mengenali suatu zat, zat tersebut harus diuraikan menjadi butiran-butiran terkecil. Butiran-butiran tersebut digambarkan dalam struktur atom, sehingga dapat dikenali sifat dan karakternya.

Partikel yang sudah dibagi dari bentuk murninya akan berubah karakternya dalam bentuk atom. Bentuk ini disebut dengan elemen. Terdapat lebih dari 100 elemen. Kebanyakan dari elemen terbentuk secara alami di alam semesta. Beberapa dari elemen tidak terjadi secara alami, namun dibentuk dari laboratorium. Beberapa contoh elemen yang terbentuk secara alami adalah besi, tembaga, emas, aluminum, karbon, dan oxygen. Dua elemen atau lebih yang dicampur bersama akan membentuk suatu zat baru. Zat dapat diuraikan lagi ke dalam masing-masing elemennya. Suatu elemen dapat diuraikan menjadi struktur atom. Benda jika diuraikan ke dalam bentuk yang lebih kecil adalah sebagai berikut :

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

2. APAKAH ITU LISTRIK ?

Untuk mengetahui apa itu listrik, kita perlu memahami mengenai struktur benda terlebih dahulu. Susunan struktur benda umumnya adalah sebagai berikut :

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

Ciri khas molekul dan atom: Molekul : Atom terkecil dari suatu benda yang tidak dapat lagi dipisahkan. Atom : Adalah butiran-butiran yang tidak dapat lagi dipisahkan.

Atom membuat lagi elemen seperti dibawah ini, dengan struktur seperti tampak pada gambar.

Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

Proton adalah terletak pada inti atom, yang mempunyai partikel bermuatan listrik positif (+).
Electron adalah partikel yang mengorbitkan pada inti benda dan bermuatan listrik negatif (-).
Neutron juga merupakan inti namun tidak bermuatan listrik alias netral.

Elektron-elektron bergerak atau berjalan dari atom ke atom lainnya dikarenakan dimungkinkan bagi atom tersebut untuk mendapatkan atau kehilangan elektron dari orbitnya. Elektron-elektron yang sudah dikeluarkan dari suatu atom disebut dengan (elektron bebas) free electrons. Hilangnya suatu elektron berarti bertambahnya proton pada atom, sehingga muatan positifnya menjadi lebih besar dibandingkan dengan muatan negatifnya. Atom bermuatan positif akan menarik elektron bebas untuk menggantikan posisinya yang hilang. Bila suatu atom mendapat ekstra elektron, maka hasilnya adalah atom tersebut akan bermuatan negatif. Atom akan berusaha menolak partikel negatif dan memudahkan elektron tambahan ini untuk bisa ditarik oleh atom bermuatan lawannya. Untuk memahaminya dengan baik, coba pikirkan barisan kendaraan di jalan raya. Ketika satu mobil keluar, maka ada ruang yang terbuka. Bila ada ruang yang terbuka, maka mobil lainnya akan masuk untuk mengisinya. Pergerakan atau aliran elektron bebas dari satu atom ke atom lainnya disebut dengan arus listrik atau listrik.

3. IONISASI

Jumlah elektron dan proton yang membentuk partikel-partikel atom biasanya jumlahnya akan sama. Persamaan jumlah ini akan membentuk gaya tarik-menarik antara muatan positif dan negatif.

atom-ionisasi - Dasar-dasar Kelistrikan Otomotif

Struktur atom dari masing-masing elemen dapat digambarkan sebagai suatu elektron yang jumlahnya tetap pada orbitnya. Biasanya suatu atom akan tetap pada keadaan normalnya kecuali ada tambahan energi dari luar misalnya seperti panas, gesekan, atau desakan dari elektron lainnya.

Bila suatu atom mendapat energi, atom tersebut akan bereaksi, bilamana gaya dari luar tersebut cukup kuat, maka elektron-elektron yang ada, akan berada di luar lingkaran atom dan kehilangan orbitnya. Elektron yang mempunyai orbit paling jauh, akan keluar dari orbitnya. Bila elektron keluar dari orbitnya, maka atom tersebut menjadi tidak seimbang secara kelistrikan. Ketika elektron meninggalkan orbitnya, atom tersebut akan diionisasi. Suatu atom yang kehilangan elektron dari orbitnya makan mempunyai proton yang lebih. Atom tersebut akan menjadi ion positif dan disebut sebagai aliran bermuatan positif. Jika atom elektronnya lebih banyak, maka ionnya akan menjadi negatif dan disebut sebagai aliran yang bermuatan negatif.

Related terms: Sistem Kelistrikan Mobil, Sistem Kelistrikan Sepeda Motor, Modul Sistem Kelistrikan Wiring, Kelistrikan Sepeda Motor, Kelistrikan Otomotif, Kelistrikan Vespa, Kelistrikan Mobil, Sistem Kelistrikan


Copyright 2010 (c) PrestasiPustakaRaya.com | Hak Cipta Dilindungi Undang-undang